Tips Mengerjakan IELTS

Tips Mengerjakan IELTS

Tips mengerjakan IELTS ini cocok bagi kamu yang ingin belajar di luar negeri atau merencanakan untuk berimigrasi ke negara-negara berbahasa Inggris. Karena kemungkinan besar kamu akan diminta untuk mengikuti tes IELTS. International English Language Testing System atau yang sering disebut IELTS memang dirancang khusus untuk mengevaluasi kemampuanmu dalam berbicara, mendengar, membaca, dan menulis dalam bahasa Inggris. Tes ini terdiri dari empat komponen, dan setiap tes memiliki bagian dan tugas yang berbeda: mulai dari pilihan ganda hingga memberi label pada peta dan diagram.

Bagi mereka yang belum tau, tes IELTS dapat terasa sangat menakutkan pada awalnya, bahkan mungkin dianggap lebih susah daripada tes TOEFL. Tetapi dengan cukup latihan dan persiapan, kamu dapat mencapai skor IELTS yang kamu tuju! Berikut adalah enam tips mengerjakan IELTS yang pastinya akan membantumu mempersiapkan diri untuk tes yang mendatang.

1. Peka Terhadap Aksen

Apakah kamu tahu bahwa pada bagian listening atau mendengarkan, setiap rekaman dalam tes hanya akan diputar sekali? Dan juga rekaman itu akan menggunakan berbagai aksen penutur asli (Amerika Utara, Australia, Selandia Baru, Inggris, dll.) Sehingga, tentu akan menjadi keuntungan yang sangat besar jika kamu dapat memahami semua aksen tersebut. Karena aksen ini bisa menjadi suatu hal yang sangat tricky dalam kita memahami arti dari kalimat yang kita dengar. Salah satu cara untuk melatih hal ini tentu saja dengan banyak mendengarkan aksen-aksen yang dimaksud, bisa melalui video di youtube ataupun melalui podcast.

2. Baca Petunjuk Dengan Seksama

Tips mengerjakan IELTS yang berikutnya ini mungkin terlihat sangat sederhana, akan tetapi bisa jadi ini adalah tips yang paling penting. Jika dalam tes mendengar kamu diminta untuk melengkapi kalimat dengan NO MORE THAN TWO WORDS, dan jawaban yang benar adalah ‘jas kulit’, maka jawaban ‘jas yang terbuat dari kulit’ akan salah. Kenapa? karena jelas disampaikan pada petunjuk “TIDAK LEBIH DARI DUA KATA, maka jawaban yang lebih dari dua kata akan langsung dianggap salah. Begitu juga dalam bagian menulis, perhatikan jumlah kata yang diperlukan untuk setiap tugas. Kamu akan kehilangan nilai jika jumlah tulisan kamu ada dibawah jumlah kata minimum (misalnya, 150 kata untuk Tugas 1).

3. Lakukan Latihan Tes atau Simulasi Tes

Apakah kamu tahu bahwa pada bagian tes mendengar atau listening, waktu tes berdurasi 40 menit, dan kamu hanya diberikan waktu sepuluh menit untuk menuliskan jawabanmu? Inilah kenapa kamu perlu melakukan simulasi tes atau tes latihan, agar selama tes latihan, kamu bisa mempelajari untuk mengatur waktu dengan batasan waktu yang sudah ditentukan. Selain untuk membantumu mensimulasikan batasan waktu – latihan tes ini juga bisa membantumu mengidentifikasi kelebihan dan kelemahanmu. Hal ini akan memberikanmu gambaran tentang bagian mana yang masih menjadi kekuranganmu. Jika kamu memiliki kekurangan atau kelemahan dalam membaca, misalnya, maka kamu bisa meluangkan waktu lebih banyak untuk bagian itu.

4. Buat Strategi Versi Kamu Sendiri

Dengan pengetahuan yang cukup tentang setiap tes dan bagian-bagiannya, kamu dapat mengembangkan metode dan teknik versimu sendiri dalam mengerjakan tes. Misal, untuk penghematan waktu dalam menjawab setiap pertanyaan dengan lebih efisien. Dalam tes mendengar, misal strategi yang kamu lakukan adalah dengan memberi garis bawah pada kata kunci agar dapat membantumu fokus pada konsep yang penting. Sementara untuk menghemat waktu selama tes membaca, kamu mungkin ingin langsung membaca pertanyaan terlebih dahulu. Metode- metode ini tentu belum tentu cocok untukmu, akan tetapi bisa cocok untuk orang lain atau malah sebaliknya; yang penting adalah mengetahui strategi yang cocok untukmu.

5. Membaca Dan Menulis Selalu Berkaitan Erat

Oleh karena itu perbanyaklah membaca berbagai teks dan topik: baca buku petunjuk manual suatu produk, iklan, majalah, artikel berita, esai dan laporan tentang budaya, ilmu pengetahuan, atau apapun yang ada menggunakan bahasa Inggris dengan tata bahasa resmi. Dengan banyak membaca hal-hal tersebut, maka secara tidak langsung kamu sedang mempelajari suatu cara menulis secara formal atau resmi. Hal ini tentu akan sangat berguna saat kamu harus dihadapkan dengan tes pada bagian menulis. Hal yang tidak kalah pentingnya tentu kamu harus melakukan uji kosakata Bahasa Inggrismu dengan menulis kalimat menggunakan kata-kata baru yang kamu temukan. Mulailah terlebih dahulu dengan menulis sebuah kalimat lengkap, jika sudah mulai terbiasa, mulailah latihan untuk menulis paragraf dan kemudia berlatih lagi untuk mengorganisirnya dengan baik.

6. Cari Teman Belajar

Memiliki teman dengan kemampuan bahasa Inggris yang baik dan bisa menilaimu selama latihan, tentu akan menjadi keuntungan yang sangat besar, terutama untuk tes speaking atau berbicara. Berlatihlah dengan temanmu dan mintalah saran darinya. Pastikan juga untuk merekam latihanmu sehingga lebih mudah untuk mempelajari dan juga menilai apa yang kurang dan apa yang sudah bagus. Rekaman tersebut bisa juga digunakan untuk mengetahui apakah kamu berbicara terlalu cepat? Apakah kamu terdengar seperti mengoceh atau berbicara dengan terbata-bata? Apakah kamu bisa memberikan jawaban yang pas? dan lain-lain. Cobalah untuk meningkatkan kemampuan berbicaramu melalui umpan balik tersebut. Kamu dapat mencatat kata-kata yang sulit untuk diucapkan atau mengorganisir kembali pemikiran yang ada dikepalamu. Dengan cukup banyak latihan, kamu perlahan-lahan akan memprogram kembali otakmu agar bisa berpikir dalam bahasa Inggris.

Demikian 6 tips mengerjakan IELTS yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat, dan sukses untuk tes IELTS-mu berikutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

Maaf, adblockernya dinonaktifkan dulu ya. Agar website ini bisa terus diakses secara gratis.

Terimakasih !!!

Powered By
100% Free SEO Tools - Tool Kits PRO
error: Content is protected !!